Kabel merupakan komponen penting dari rangkaian kabel industri, yang memastikan transmisi sinyal listrik yang stabil dan andal untuk peralatan industri. Selubung kabel adalah faktor kunci dalam memberikan isolasi dan sifat ketahanan terhadap lingkungan. Seiring dengan terus berkembangnya industrialisasi global, peralatan industri menghadapi lingkungan operasi yang semakin kompleks, yang meningkatkan tuntutan yang lebih tinggi terhadap material selubung kabel.
Oleh karena itu, memilih material selubung kabel yang tepat sangat penting, karena hal itu secara langsung memengaruhi stabilitas dan umur pakai peralatan.
1. Kabel PVC (Polivinil Klorida)
Fitur:PVCKabel menawarkan ketahanan cuaca yang sangat baik, ketahanan terhadap korosi kimia, dan sifat isolasi yang baik. Kabel cocok untuk suhu tinggi maupun rendah, tahan api, dan dapat dilunakkan dengan menyesuaikan kekerasannya. Kabel berbiaya rendah dan banyak digunakan.
Lingkungan Penggunaan: Cocok untuk lingkungan dalam dan luar ruangan, peralatan mesin ringan, dll.
Catatan: Tidak cocok untuk suhu tinggi, lingkungan dengan kandungan minyak tinggi, atau lingkungan dengan tingkat keausan tinggi. Ketahanan panas yang buruk dan konstanta dielektrik bervariasi dengan suhu. Saat terbakar, gas beracun, terutama asam klorida, akan dilepaskan.
2. Kabel PU (Poliuretan)
Fitur: Kabel PU memiliki ketahanan abrasi, ketahanan terhadap minyak, dan ketahanan terhadap cuaca yang sangat baik.
Lingkungan Penggunaan: Cocok untuk peralatan industri, robotika, dan peralatan otomatisasi di industri seperti mesin konstruksi, petrokimia, dan kedirgantaraan.
Catatan: Tidak cocok untuk lingkungan bersuhu tinggi. Biasanya digunakan pada suhu mulai dari -40°C hingga 80°C.
3. Kabel PUR (Karet Poliuretan)
Fitur: Kabel PUR memberikan ketahanan abrasi, ketahanan terhadap minyak, ketahanan terhadap ozon, ketahanan terhadap korosi kimia, dan ketahanan terhadap cuaca yang sangat baik.
Lingkungan Penggunaan: Cocok untuk lingkungan yang keras dengan abrasi tinggi, paparan minyak, ozon, dan korosi kimia. Banyak digunakan dalam peralatan industri, robotika, dan otomatisasi.
Catatan: Tidak cocok untuk suhu tinggi. Biasanya digunakan pada suhu mulai dari -40°C hingga 90°C.
4. Kabel TPE (Thermoplastic Elastomer)
Fitur: Kabel TPE menawarkan kinerja suhu rendah yang sangat baik, fleksibilitas, dan ketahanan terhadap penuaan. Kabel ini memiliki kinerja lingkungan yang baik dan bebas halogen.
Lingkungan Penggunaan: Cocok untuk berbagai lingkungan pabrik, perangkat medis, industri makanan, dll.
Catatan: Ketahanan terhadap api lebih lemah, tidak cocok untuk lingkungan dengan persyaratan keselamatan kebakaran yang tinggi.
5. Kabel TPU (Thermoplastic Polyurethane)
Fitur: Kabel TPU memberikan ketahanan abrasi, ketahanan terhadap minyak, ketahanan terhadap cuaca, dan fleksibilitas yang sangat baik.
Lingkungan Penggunaan: Cocok untuk industri permesinan teknik, petrokimia, dan kedirgantaraan.
Catatan: Ketahanan api lebih lemah, tidak cocok untuk lingkungan dengan persyaratan keselamatan kebakaran yang tinggi. Biaya tinggi, dan sulit diproses dalam proses pengupasan.
6. Kabel PE (Polietilen)
Fitur: Kabel PE menawarkan ketahanan cuaca yang baik, ketahanan terhadap korosi kimia, dan sifat isolasi yang baik.
Lingkungan Penggunaan: Cocok untuk lingkungan dalam dan luar ruangan, peralatan mesin ringan, dll.
Catatan: Tidak cocok untuk suhu tinggi, lingkungan dengan kandungan oli tinggi, atau lingkungan dengan tingkat keausan tinggi.
7. LSZH (Low Smoke Zero Halogen)Kabel
Fitur: Kabel LSZH terbuat dari bahan termoplastik ramah lingkungan seperti polietilen (PE), polipropilen (PP), dan poliuretan termoplastik (TPU). Kabel ini bebas halogen dan tidak melepaskan gas beracun atau asap hitam pekat saat terbakar, sehingga lebih aman bagi manusia dan peralatan. Kabel ini merupakan material kabel yang ramah lingkungan.
Lingkungan Penggunaan: Terutama digunakan di tempat-tempat di mana keselamatan menjadi prioritas utama, seperti ruang publik, kereta bawah tanah, terowongan, gedung-gedung tinggi, dan area rawan kebakaran lainnya.
Catatan: Biaya lebih tinggi, tidak cocok untuk suhu tinggi, lingkungan dengan kandungan oli tinggi, atau lingkungan dengan tingkat keausan tinggi.
8. Kabel AGR (Silikon)
Fitur: Kabel silikon terbuat dari bahan silikon, menawarkan ketahanan asam, ketahanan alkali, dan sifat antijamur yang baik. Kabel ini dapat tahan terhadap lingkungan bersuhu tinggi dan lembap sambil tetap fleksibel, memiliki kinerja tahan air yang tinggi, dan tahan terhadap tegangan tinggi.
Lingkungan Penggunaan: Dapat digunakan di lingkungan dengan suhu mulai dari -60°C hingga +180°C untuk jangka waktu yang lama. Banyak digunakan dalam pembangkit listrik, metalurgi, dan industri kimia.
Catatan: Bahan silikon tidak tahan abrasi, tidak tahan korosi, tidak tahan minyak, dan memiliki kekuatan lapisan luar yang rendah. Hindari permukaan yang tajam dan logam, dan disarankan untuk memasangnya dengan aman.
Waktu posting: 19 Februari 2025
